Lompat ke isi
Bernalar

Layanan

Otomasi proses bisnis yang masih dikerjakan manual.

Kami mengubah pekerjaan yang dicatat dua kali, direkap ulang, dan disetujui lewat chat menjadi satu alur otomatis. Satu data masuk, bagian lain mengikuti.

Masalah yang muncul lebih dulu

Tiga hal yang membuat pekerjaan terasa dua kali.

Bukan karena kurang teliti, tetapi karena catatan dan laporan disimpan di tempat berbeda.

Dicatat dua kali

Data yang sama ditulis di buku, lalu disalin ke spreadsheet. Dua salinan hampir selalu berbeda, dan selisihnya baru ketahuan saat rapat.

Rekap yang menunggu akhir bulan

Laporan baru bisa disusun setelah semua catatan terkumpul. Kalau ada yang terlewat, seluruh bulan diperiksa ulang satu per satu.

Persetujuan yang hilang di chat

Permintaan izin dan bukti pembayaran tersebar di beberapa percakapan. Saat ditanya, tidak ada yang bisa menunjukkan urutan kejadiannya.

Yang dibangun

Bagian yang bekerja sendiri setelah data masuk.

Semua bagian memakai catatan yang sama, sehingga tidak ada salinan kedua yang harus dijaga.

Satu jalur masuk data

Setiap transaksi, pengajuan, atau laporan masuk lewat satu tempat, dengan petugas dan waktu yang tercatat.

Persetujuan berurutan

Permintaan izin mengikuti urutan yang disepakati, dan setiap langkah menyimpan siapa yang menyetujui serta kapan.

Rekap terbentuk sendiri

Rekap harian, mingguan, dan bulanan dihitung dari data yang sama, bukan disusun ulang dari salinan.

Pengingat otomatis

Kalau ada yang tertunda melewati batas waktu, sistem yang memberi tahu, bukan orang yang harus mengingatnya.

Cara kami mengerjakan

Urutan ini sama untuk setiap pekerjaan.

Termasuk pekerjaan yang lebih kecil dari contoh di halaman ini.

  1. 1

    Ikuti satu siklus penuh

    Kami mengikuti satu putaran pekerjaan dari awal sampai laporan jadi, sambil mencatat siapa mengerjakan apa.

  2. 2

    Tulis ruang lingkup

    Yang dikerjakan dan yang sengaja ditunda ditulis di satu dokumen, dan dokumen itu Anda setujui sebelum pekerjaan dimulai.

  3. 3

    Bangun bertahap

    Alur yang paling sering dipakai dibangun lebih dulu, lalu dipakai sungguhan sebelum bagian lain ditambahkan.

  4. 4

    Serah terima dan pendampingan

    Tim yang bertugas dilatih, dokumen diserahkan, dan perbaikan kecil dikerjakan tanpa menunggu proyek baru.

Batas yang kami sebut sendiri

Yang tidak kami janjikan.

Supaya yang Anda baca bisa dinilai apa adanya.

  • Kami tidak menyebut penghematan waktu dalam persen, karena belum mengukurnya dengan cara yang bisa dipertanggungjawabkan.
  • Proses yang belum pernah berjalan tertulis tidak bisa diotomasi seluruhnya. Sebagian pekerjaan pertama adalah merapikan aturannya lebih dulu.
  • Biaya pesan WhatsApp dan layanan pihak ketiga ditagih terpisah, karena jumlahnya bergantung pada pemakaian Anda.

Pertanyaan yang sering muncul soal otomasi proses.

Belum menemukan jawabannya? Tanyakan langsung lewat WhatsApp.

Apakah harus mengganti sistem yang sudah berjalan?

Tidak. Kalau sistem yang ada masih dipakai dan datanya bisa diakses, kami menyambungkannya. Penggantian total baru diusulkan kalau biaya merawat sistem lama lebih besar daripada membangun ulang.

Berapa lama sampai alur pertama bisa dipakai?

Perkiraan waktu ditulis di dokumen ruang lingkup setelah kami melihat prosesnya. Kami tidak menyebut angka hari sebelum tahu berapa aturan dan berapa pihak yang terlibat.

Bagaimana kalau aturan prosesnya berubah?

Perubahan aturan itu biasa. Yang kami bangun menyimpan aturan di satu tempat, sehingga perubahan kecil tidak perlu membongkar seluruh sistem.

Layanan lain

Layanan lain yang sering dipakai bersama ini.

Ada pekerjaan yang dikerjakan dua kali?

Ceritakan satu alur saja, misalnya cara Anda mencatat pembayaran. Kami bantu menilai apakah cukup diperbaiki alurnya atau perlu sistem baru.

Email
halo@bernalar.co.id
WhatsApp
0857 2076 8168