Lompat ke isi
Bernalar

Iuran warga yang tidak perlu direkap ulang.

Pengurus lingkungan biasanya mencatat iuran di buku, lalu menyalinnya ke spreadsheet setiap bulan. Yang kami bangun adalah satu tempat untuk iuran, tunggakan, dan kas, sehingga rekapnya terbentuk saat pencatatan itu dilakukan.

Kota Bogor, Jawa Barathalo@bernalar.co.id0857 2076 8168

Apa yang terjadi sebelum sistem ini ada

Tiga hal ini yang membuat pekerjaan pengurus terasa dua kali, bukan karena kurang teliti, tetapi karena catatan dan laporan disimpan di dua tempat berbeda.

pencatatan

Iuran dicatat di buku, lalu disalin ke spreadsheet untuk dijadikan laporan. Karena ada dua salinan, selisih antara buku dan laporan hampir selalu ada, dan mencari letak selisihnya memakan waktu tersendiri.

tunggakan

Tunggakan hanya terbaca dari catatan terakhir. Untuk mengetahui siapa yang tertinggal dan sudah berapa bulan, pengurus harus membaca ulang seluruh baris satu per satu.

pertanyaan

Warga menanyakan status iurannya lewat pesan pribadi. Pengurus menjawab satu per satu dengan membuka catatan yang sama berulang kali, sering pada jam yang tidak tepat.

Sebelum dan sesudah

Yang berubah bukan kerajinan orangnya, tetapi jumlah tempat pekerjaan itu disimpan.

Sebelum

  1. dicatat di buku
  2. disalin ke spreadsheet
  3. direkap di akhir bulan
  4. warga bertanya lewat pesan

Sesudah

  1. dicatat sekali oleh pengurus
  2. rekap terbentuk saat itu
  3. tunggakan terbaca per rumah
  4. warga melihat statusnya sendiri

Yang dibangun

Empat bagian, semuanya memakai catatan yang sama sehingga tidak ada salinan kedua yang harus dijaga.

Iuran bulanan

  • pembayaran dicatat per rumah, beserta bulan yang dibayar
  • petugas yang menerima ikut tercatat, sehingga pertanyaan susulan mudah dijawab

Tunggakan

  • daftar rumah dengan bulan yang belum dibayar
  • dihitung dari catatan yang sama, bukan dari rekap terpisah

Kas lingkungan

  • pengeluaran dan saldo terpisah dari iuran supaya tidak tertukar
  • setiap pengeluaran menyebut keperluannya

Laporan berkala

  • rekap bulanan yang bisa dicetak untuk rapat pengurus
  • tanpa menyusun ulang dari awal

Cara kami mengerjakan kasus ini

Urutan ini sama untuk setiap pekerjaan, termasuk yang lebih kecil dari kasus ini.

  1. 1

    Wawancara pengurus

    Kami duduk dengan bendahara dan ketua, lalu mengikuti satu bulan pencatatan dari pembayaran pertama sampai laporan rapat.

  2. 2

    Dokumen dan persetujuan

    Kebutuhan ditulis, termasuk yang sengaja tidak dikerjakan pada tahap pertama, misalnya pemberitahuan otomatis lewat pesan. Anda menyetujui dokumen itu sebelum pekerjaan dimulai.

  3. 3

    Implementasi dan pengujian

    Dibangun bertahap dan diuji dengan data satu bulan yang sudah ada, bukan data contoh. Bagian yang belum benar tidak diserahkan lebih dulu.

  4. 4

    Serah terima dan pendampingan

    Pemakaian dilatih untuk pengurus yang bertugas, dokumen diserahkan, dan perbaikan kecil dikerjakan tanpa menunggu proyek baru.

Yang tidak kami tampilkan di halaman ini

Batas ini kami sebut sendiri, supaya yang Anda baca bisa dinilai apa adanya.

  • Nama lingkungan, nama pengurus, dan nama warga, karena izin tertulisnya belum ada.
  • Nominal kas dan jumlah warga, karena angka itu milik mereka, bukan bahan pemasaran.
  • Persentase penghematan waktu, karena kami tidak mengukurnya dengan cara yang bisa dipertanggungjawabkan.
  • Tangkapan layar sistem, karena di dalamnya ada data warga yang seharusnya tidak tersebar.

Punya proses yang mirip?

Kalau pencatatan di tempat Anda juga dikerjakan dua kali, ceritakan satu bagian saja. Kami bantu memetakan apakah cukup diperbaiki alurnya, atau perlu sistem baru.

surel
halo@bernalar.co.id
whatsapp
0857 2076 8168
domisili
Kota Bogor, Jawa Barat